Perbedaan Pengiriman Barang via Container FCL dan LCL dalam ekspedisi pengiriman

Perbedaan Pengiriman Barang via Container FCL dan LCL dalam ekspedisi pengiriman

Perusahaan ekspedisi yang besar dan profesional tidak hanya menawarkan paket pengiriman barang berdasarkan jenis transportasi yang digunakan untuk mengangkut barang saja, tapi untuk masing-masing jenis transportasi tersebut masih dibagi lagi menjadi beberapa jenis paket pengiriman dan ada juga yang melakukan pengiriman barang via container.

Batavia Express misalnya, perusahaan ekspedisi terpercaya ini selain menyediakan paket pengiriman dengan mode transportasi darat, transportasi laut dan transportasi udara, juga masih membagi masing-masing mode pengiriman tersebut menjadi beberapa jenis paket pengiriman, seperti paket kirim alat berat, paket project cargo, paket kirim kendaraan, pengiriman barang via container dan sebagainya.

Untuk itulah perlu diketahui beberapa sistem pengiriman barang yang berlaku pada jasa ekspedisi, salah satu diantaranya adalah pengiriman barang via FCL dan LCL. Kedua sistem pengiriman barang tersebut sepintas lalu memang terlihat sama karena sama-sama menggunakan kontainer. Namun sebetulnya ada perbedaan yang mendasar antara pengiriman barang via FCL dengan LCL. Berikut perbedaannya.

FCL memiliki arti Full Container Load. Seorang shipper atau pengirim barang jika mengirimkan barang dengan menggunakan fasilitas FCL maka harus menyewa secara khusus kontainer untuk ditempati barang-barang miliknya.

Karena menggunakan kontainer khusus untuk barang-barangnya, maka biaya kirim yang ditanggung shipper tidak hanya tergantung dari tujuan pengiriman tapi juga banyaknya unit kontainer yang digunakan, termasuk jenis dan ukuran dari kontainer tersebut.

  • Pengiriman Barang via LCL

LCL memiliki arti Less Container Load. Seorang shipper yang ingin mengirimkan barangnya dengan menggunakan fasilitas LCL tidak harus menyewa kontainer secara khusus, karena barang miliknya yang akan dikirim akan dijadikan satu dengan barang-barang milik shipper yang lain, sehingga dalam satu kontainer ditempati barang milik beberapa orang shipper.

Pengiriman barang via container LCL ini prosesnya diawali dengan mengumpulkan barang milik beberapa shipper dengan koordinasi konsolidator yang menggabungkan barang-barang yang akan dimuat dalam satu kontainer untuk dikirim bersama, baik dikirim antar pulau maupun  antar negara.

Barang-barang yang akan dikirim tersebut sebelumnya dikumpulkan di gudang konsolidator dan penataannya dalam kontainer juga dilakukan oleh konsolidator sebelum akhirnya dikirim ke pelabuhan.

Karena tidak menggunakan kontainer secara khusus, maka biaya yang dibebankan kepada shipper yang menggunakan fasilitas LCL ini hanya berdasarkan berat atau volume kubikasi dan tujuan pengiriman barang, dan tidak dibebani unit kontainer yang digunakan.

Itulah perbedaan antara pengiriman barang via container FCL dengan LCL yang perlu diketahui. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.